“Indonesia . . . Bisa, Indonesia . . . Bisa, Indonesia . . . Bisa!” Pekikan pembangkit gelora semangat ini berkumandang lantang sebelum penyerahan secara resmi Obor Nusantara dari Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) kepada Pemrov Kaltim melalui prosesi upacara yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Minggu (27/7) pagi.
SECARA nasional, Obor Nusantara mulai dikirab pada 5 Juni lalu. Diawali dari Merauke Provinsi Papua (daerah paling timur Indonesia), obor kemudian melintasi Papua Barat, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, kemudian berpindah ke Provinsi Sulbar sebelum menyeberang ke Kaltim.
Dipimpin Wagub Sulbar Amri Sanusi, Obor Nusantara kemudian diserahkan kepada Pemrov Kaltim yang diterima Asisten I Pemprov Kaltim Syahruddin. Selanjutnya obor tersebut kembali diserahkan kepada Pemkot Bontang yang diterima Wawali Sjahid Daroini lalu diarak keliling kota.
Setelah diarak keliling Bontang, obor siang ini sekitar pukul 12.30 Wita dijadwalkan diserahkan kepada Pemkot Samarinda yang ditandai penandatanganan berita acara serahterima antara Pemkot Bontang dan Pemkot Samarinda yang berlangsung di Sei Siring, Samarinda.
Setelah menyampaikan sambutan tertulis Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, Syahruddin mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemprov Sulbar, terutama Wagub Amri Sanusi, yang telah meluangkan waktu mengawal perjalanan obor dari Sulbar ke Bontang.
“Obor Nusantara ini merupakan bagian penting dalam agenda peringatan seabad Kebangkitan Nasional. Dan, kita berharap, melalui kirab obor nasional ini akan menggelorakan semangat kebangsaan, kebangkitan, dan semangat dalam menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Syahruddin.
Khusus Kaltim, kirab yang diprakarsai Yayasan Obor Nusantara ini diawali di Bontang, kemudian Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser. Setelah di Paser, obor nasional kemudian diserahkan Pemprov Kaltim kepada Pemprov Kalsel yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus.
“Setelah Kaltim, kirab obor nasional ini kemudian memasuki kota/kabupaten di Provinsi Kalsel, Kalteng, Kalbar, DI Jogjakarta, dan berakhir di DKI Jakarta,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Pemkot Bontang Hamdi Abdillah.
Upacara serah terima obor nusantara antara Pemprov Sulbar dan Pemprov Kaltim yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Bontang kemarin, selain oleh Wawali Sjahid Daroini, juga dihadiri seluruh asisten, serta para kepala dinas dan bagian di lingkungan Pemkot.(hms1) |